ReviewReviewReviewReviewReviewTotto Chan : Gadis Kecil di JendelaDec 3, '07 12:18 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Other
Author:Tetsuko Kuroyanagi
Buku ini pertama kali diterbitkan di Jepang pada tahun 1981, sedangkan yang saya baca adalah terbitan Gramedia Juni 2007 yang merupakan cetakan ke 13 sejak pertama kali dicetak oleh Gramedia pada tahun 2003. Kebayang kan gimana larisnya buku ini?Dulu saya nggak begitu berminat membaca buku ini, saya pikir hanya sekedar cerita sederhana mengenai seorang anak kecil. Ternyata saya salah. Cerita yang disajikan memang sederhana, tapi isinya mengandung sejuta makna. Buku ini ternyata merupakan kisah nyata, bagian dari perjalanan hidup seorang Tetsuko Kuroyanagi alias Totto-chan.

Buku ini diberi judul Gadis Kecil di Jendela karena kesukaan Totto-chan untuk berdiri di jendela kelasnya, dari sana dia dapat melihat segala sesuatu yang terjadi diluar sana. Bangku resminya sendiri nyaris tidak pernah didudukinya. Karena ”kebandelannya”, Totto-chan dikeluarkan dari sekolah pertamanya. Kemudian sang Ibu memasukkannya ke sekolah lain bernama Tomoe Gakuen, yang dipimpin oleh Sosaku Kobayashi. Bapak Kepala Sekolah yang bijaksana inilah yang menemukan sisi asli Totto-chan yang kreatif, pintar dan setia kawan, bukan sebagai anak nakal sebagaimana dinyatakan oleh Guru Totto-chan di sekolah yang lama.

Tomoe Gakuen sendiri adalah sebuah sekolah unik yang didirikan di Jepang pada tahun 1937. Sekolah ini “bertempat” di dalam rangkaian gerbong kereta api yang sudah tidak digunakan lagi, dikeliling oleh tanah yang luas dan juga kolam renang. Disini diterapkan cara belajar yang unik, berbeda dengan sekolah lain pada umumnya. Di awal jam pelajaran Guru akan membuat daftar soal dan pertanyaan tentang pelajaran hari itu. Murid-murid boleh memilih urutan mata pelajaran sesuai keinginannya. Bila mengalami kesulitan, mereka boleh berkonsultasi dengan guru kapan saja. Dalam satu ruangan kelas setiap murid memiliki aktifitas yang berbeda-beda sesuai keinginannya. Bagi yang suka menggambar akan mulai dengan menggambar, murid yang suka fisika akan memulai harinya dengan menggeluti alat-alat laboratorium. Alhasil sekolah menjadi tempat yang menyenangkan. Disamping menyenangkan, metode mengajar tersebut membuat murid-murid merasa dihargai, dan diberi kebebasan memilih sehingga keberanian mengambil keputusan akan berkembang. Bahkan untuk bekal makan siang murid, sekolah menerapkan aturan yang unik : setiap siswa setiap hari harus membawa “ sesuatu dari gunung dan sesuatu dari laut “. Artinya? Pokoknya gizi yang seimbang deh intinya…;)

Totto-chan mendapat banyak pelajaran berharga dari sekolah yang terbakar pada saat Perang Dunia 1945 ini. Pada saat itu dia memang belum memahami apa saja yang telah dipelajarinya dari Tomoe Gakuen, tapi pada saat dewasa dia menyadari bahwa apa yang telah didapatnya selama bersekolah di Tomoe Gakuen adalah hal-hal paling beharga dan bermanfaat yang pernah didapatnya seumur hidupnya.

Alur cerita yang menarik yang dibumbui dengan kepolosan seorang Totto-chan dan pembagian buku menjadi bagian-bagian cerita yang panjangnya kebanyakan kurang dari 4 halaman, membuat buku ini enak dibaca dan mudah dimengerti, termasuk bagi anak-anak. Susunan buku yang mirip sekumpulan cerita pendek, ditulis secara kronologis, namun dapat dibaca terpisah, sangat memudahkan pembaca yang hanya memiliki sedikit waktu luang. Jadi.......ayoooo...dibeli atau pinjam bukunya.....dijamin nggak nyesel deh.....;)


12 CommentsChronological   Reverse   Threaded
prettyvista wrote on Dec 3, '07
setuju ... this is one of the must-read book before you die hehehe ... I read this last year, still can't find another mesmerizing childstorybook since then ...
jasminemysunshine wrote on Dec 3, '07
Ini salah satu buku favorit gue..
Tapi bukunya gue simpen dimana ya...?
batokelapa wrote on Dec 3, '07
belom selesai bacanyaa.....

tapi aku suka dengan cara didik sekolah disana...
vocinna wrote on Dec 3, '07
kalo ada bintangnya 7 inna mau kasih semuanya buat buku ini Un,

kok 7 yah? jadi kayak iklan jamu..^_^
casadelyndra wrote on Dec 3, '07
this is one of the must-read book before you die hehehe ...
nyesel juga baru baca sekarang...kenapa nggak dari dulu-dulu aja ya.... ternyata ceritanya bagus banget, amat sangat jauh lebih tinggi dari yang diharapkan....
casadelyndra wrote on Dec 3, '07
Tapi bukunya gue simpen dimana ya...?
berarti PR-mu nambah Jeng..... nyari foto jaman baheula sama nyari si Totto-chan ini....;)
casadelyndra wrote on Dec 3, '07
tapi aku suka dengan cara didik sekolah disana...
kalau di Jakarta masih ada sekolah seperti Tomoe Gakuen, nanti kalau punya anak pasti aku sekolahin disana......
casadelyndra wrote on Dec 3, '07
vocinna said
kalo ada bintangnya 7 inna mau kasih semuanya buat buku ini Un,
iya nih...mentok di bintang 5......kayak hotel aja....hehehehe... udah baca juga ya Inna?
maylafaney wrote on Dec 4, '07
Baru nemu nich yg dah baca Toto-chan n kasih ulasan....
Mo koment "TOP markotop" aja dech mba, gw beli cetakan pertamanya, setelah selesai baca n di cap "personal colection" gak lama nich buku gw serahkan kepada boss gw sebagai tanda terimakasih dah mau kerja bareng gw..... karena gw mo minggat ke laen ati..... trus gw beli lagi cetakan ke 11 (klo gak salah) soalnya ini "must have" item, penting gw he he he he
casadelyndra wrote on Dec 5, '07
gw beli cetakan pertamanya,
waaahh....cetakan pertama langsung dibeli....senangnyaaa...;)
rada telat juga nih baca buku ini, soalnya dulu2 under estimate, kirain cerita anak kecil..
ternyata benar....don't judge a book by its cover....
nextshamira wrote on Dec 6, '07
Iya emang bagus lys buku ini, gue aja dipinjemin sepupu gue. Dia baca ini biar gak men judge kalo temen nya punya cara belajar yang beda. Dia juga disaranin dari sekolahnya. sebetulnya ada sich sekolah seperti ini, karena temen ktr gue juga seneng yang spt ini. ada di daerah ciputat dech tapi gue gak jelas juga sich...
casadelyndra wrote on Dec 7, '07
Dia baca ini biar gak men judge kalo temen nya punya cara belajar yang beda.
gw takjub Dyl sama cara berpikirnya si Bapak Kepala Sekolah.....jarang-jarang ada orang yang jalan berpikirnya kayak dia.....
Add a Comment
How would you rate this book? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help